Belajar forex untuk pemula seri 3 Mengukur Minat Trader

belajar forex untuk pemula 3

MENGUKUR MINAT TRADER

Kita review lagi dari materi belajar forex untuk pemula seri 2 bahwa untuk memprediksi gerakan market forex selanjutnya kita harus bisa memahami minat trader, karena minat trader itulah yang menggerakan grafik forex.

Bagaimana caranya kita tahu minat para trader padahal minat itu adanya didalam hati dan pikiran trader ?

Benar sekali bahwa minat bukanlah benda berwujud sehingga tidak bisa dilihat secara langsung. Tapi bukankah setelah timbul minat itu akan timbul tindakan? Dampak dari tindakan trader itulah yang bisa kita gunakan untuk mengukur besarnya minat trader.

Tindakan apapun yang dilakukan trader dengan dasar minat apapun pada faktanya bisa merubah nilai tukar mata uang. Perubahan nilai mata uang ini tidak bisa kita bantahkan telah tergambarkan dalam bentuk grafik. Oleh karena itu dengan melihat grafik yang terbentuk kita bisa mengukur besarnya minat yang ada didalamnya.

Caranya yaitu dengan membandingkan bentuk grafik yang tergambar akibat minat yang besar dengan bentuk grafik yang tergambar akibat minat yang kecil.

Coba perhatikan bahwa alur minat atau alur ketertarikan manusia pada sesuatu itu normalnya seperti ini :

Mulai Tumbuh=>Semakin Meningkat=>Stabil => Semakin Melemah=> Mulai Habis

” coba ingat lagi ketika anda berminat untuk memiliki kendaraan atau berminat memiliki istri. Bukankah seperti alur diatas? Saat masih pendekatan, rasa cinta itu mulai tumbuh. Kemudian pacaran rasa cinta itu semakin meningkat sampai akhirnya memutuskan menikah karena rasa cinta itu menggebu-gebu. Setelah melewati masa bulan madu, rasa cinta itu stabil. Sampai akhirnya ada pertengkaran2 kecil akibat perbedaan pandangan mengelola keluarga  sehingga rasa cinta melemah karena kalah oleh emosi dan seterusnya ….he..he.. anda tahu sendiri lah jika kondisi nya tidak segera diperbaiki mungkin cintanya mulai habis ..dan jadi biasa lagi..( yang sudah menikah pasti agak paham )”

Karena trader juga manusia, maka ketika trader berminat pada mata uang, misalnya berminat pada base currency, alurnya pun akan sama seperti itu. ( ingat lho yang kita bicarakan trader besar secara umum diseluruh dunia , bukan trader sperti kita2 yang kecil-kecilan) Jika yang memiliki minat pada base currency itu banyak, maka akan membuat nilai base currency semakin tinggi sehingga nilai tukarnya menjadi naik dalam waktu panjang. Inilah yang kemudian disebut trend naik.

Dengan alur minat seperti diatas maka yang terjadi pada nilai tukar (harga) ketika trend naik :

Mulai naik=> Semakin naik=> Naik dengan stabil=> Naik dengan lambat=> Mulai mendatar

Begitu juga yang terjadi pada nilai tukar ketika trend turun :

Mulai turun=> Semakin turun=> Turun dengan stabil=> Turun dengan lambat=> Mulai mendatar

** Kata Nilai Tukar untuk kedepannya kiga ganti dengan kata Harga ( price), agar lebih mudah memahaminya.

Untuk menggambarkan alur minat diatas dalam bentuk grafik secara benar sebelumnya kita harus memahami arti dari kata mulai tumbuh, semakin meningkat, stabil,semakin melemah dan mulai habis.

Karena semua itu adalah sebuah proses, sedangkan proses itu berkaitan dengan dimensi waktu. Maka arti dari :

Mulai tumbuh = Adanya penambahan kondisi dibandingkan waktu sebelumnya

Semakin meningkat = Adanya penambahan yang jumlahnya membesar dari waktu ke waktu

Stabil = Adanya penambahan yang besarnya tetap dari waktu ke waktu

Semakin melemah = Adanya penambahan yang besarnya menurun dari waktu kewaktu

Mulai habis = Adanya penambahan yang besar semakin mendekati nol hingga penambahan sendiri jadi hilang  dari waktu ke waktu.

Untuk lebih jelasnya agar proses itu bisa digambarkan, coba perhatikan baris angka berikut :

deret peningkatan

Pada deret penambahan meningkat diatas jumlah yang ditambahkan pada angka sebelumnya semakin membesar, pada deret penambahan tetap jumlah penambahannya tetap, sedangkan pada deret penambahan menurun jumlah yang ditambahkan pada angka sebelumnya semakin mengecil.

Jika hasil penambahan diatas digambarkan dalam bentuk tumpukan batang dan kurva maka hasilnya seperti ini : 

kurva peningkatan

“ Gambar diatas : Jumlah penambahan yang membesar akan membentuk kurva Melengkung “

kurva tetap

“ Gambar diatas : Jumlah penambahan yang tetap akan membentuk kurva miring 45 derajat“

kurva menurun

“ Gambar diatas : Jumlah penambahan yang mengecil / semakin berkurang akan membentuk kurva mulai mendatar (melandai) “

Dari 3 gambar diatas kita bisa ambil kesimpulan :

Sesuatu yang semakin meningkat itu ditunjukan oleh kurva yang dibentuknya semakin melengkung.

Sesuatu yang semakin melemah ditunjukan oleh kurva yang dibentuknya semakin mendekati mendatar.

Dengan demikian :

Minat yang semakin kuat tergambar dalam bentuk kurva yang semakin melengkung.

Minat yang semakin lemah tergambar dalam bentuk kurva yang semakin mendekati mendatar.

** kata Mendekati Mendatar untuk selanjutnya kita ganti dengan istilah Melandai

Selanjutnya kita pahami juga bahwa dari mulai tumbuhnya minat sampai habisnya minat itu ada rentang waktunya. Jika rentang waktu itu kita pecah – pecah dalam periode tertentu ( time frame ) dan kita gabungkan dengan pemahaman sebelumnya bahwa minat beli mendorong harga jadi naik serta minat jual menekan harga jadi turun, maka :

– Yang terjadi pada harga saat minat beli mulai tumbuh dan semakin meningkat akan tergambar seperti ini :

peningkatan dorongan beli

– Yang terjadi pada harga saat minat beli mulai melemah akan seperti ini :

pelemahan dorongan beli

– Yang terjadi pada harga saat minat jual mulai tumbuh dan semakin meningkat akan seperti ini :

peningkatan tekanan jual

– Yang terjadi pada harga saat minat jual mulai melemah akan seperti ini :

pelemahan tekanan jual

Jika apa yang terjadi pada harga diatas digambarkan dalam bentuk grafik candlestick maka :

– Bentuk grafik candlestick saat minat beli mulai tumbuh dan semakin meningkat telihat seperti ini :

grafik peningkatan dorongan beli

– Bentuk grafik candlestick saat minat buy semakin melemah dan mulai habis telihat seperti ini :

bentuk grafik pelemahan dorongan beli

– Bentuk grafik candlestick saat minat sell mulai tumbuh dan semakin meningkat telihat seperti ini :

grafik peningkatan tekanan jual

– Bentuk grafik candlestick saat minat sell semakin melemah dan mulai habis telihat seperti ini :

bentuk grafik pelemahan tekanan jual

Seadainya bentuk grafik candlestick ini kita gabungkan sesuai dengan alur minatnya, maka :

– Alur minat beli memiliki bentuk pola trend normal seperti ini :

alur minat buy

-Alur Minat Jual memiliki bentuk pola trend seperti ini :

alur minat sell

Dari gambar grafik candlestick minat beli dan grafik candlestick minat jual diatas kita bisa melihat bahwa :

“Minat yang besar ditunjukan dengan bentuk grafik melengkung yang berisi candlestick dengan badan panjang. Minat yang kecil ditunjukan dengan bentuk grafik candlestick melandai yang berisi candle dengan badan pendek.”

Jika dalam rentang waktu tertentu alur minat berjalan secara utuh, normal dan tidak ada gangguan dari luar, maka pola grafik trend naik dan pola grafik trend turun secara normal memiliki bentuk seperti pada gambar diatas.

Lalu apa kelanjutannya setelah aliran minat itu sampai pada kondisi habis ?

Dari pemahaman sebelumnya kita tahu bahwa minat adalah penggerak market, sehingga yang akan terjadi saat minat itu habis atau hanya tinggal sedikit adalah market tidak bergerak atau bergerak sedikit sekali dalam setiap periodenya sehingga grafik harga yang terbentuk cenderung mendatar.

Jadi kalau begitu apakah setelah trend naik ataupun trend turun akan terjadi trend mendatar ?

Ya. Selama belum ada minat baru yang muncul yang akan kembali menggerakan market.

Barulah setelah muncul minat yang baru, market bergerak membentuk trend kembali yang arahnya sesuai dengan jenis minat yang muncul itu.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa secara normal : 

Setelah trend naik maupun trend turun akan terjadi trend mendatar

Setelah trend mendatar akan terjadi trend naik ataupun trend turun

 

Dengan kata lain secara normal sebelum terjadi trend naik maupun trend turun akan terjadi trend mendatar terlebih dulu. 

Gambaran perubahan trend :

alur alami minat

Jika trend itu kita sebut sebagai pergerakan panjang, maka artinya Sebelum terjadi pergerakan panjang, didahului oleh trend mendatar.

Oleh karena itu jika kita ingin mendapatkan profit dalam jumlah pips yang banyak, kita harus masuk pasar / membuka posisi pada saat trend sedang mendatar. Sehingga ketika trend sudah terbentuk, kita mendapatkan pergerakan panjang itu secara utuh dari awal. 

Itulah materi belajar forex untuk pemula seri 3 tentang mengukur minat trader, pembahasan diatas adalah teori melihat minat apa yang sedang terjadi di pasar forex. Kesimpulannya semakin melengkung bentuk grafik maka itu menunjukan minat yang semakin kuat, sebaliknya grafik yang semakin melandai itu menunjukan minat yang semakin lemah. Dengan begitu mulai saat ini paling tidak anda harus tahu bahwa jika sedang menganalisa grafik dan anda melihat grafik yang melandai ( semakin megarah mendatar ) maka selanjutnya grafik itu cenderung mendatar akibat minat tradernya semakin lemah.

Sebelum lanjut ke materi belajar forex untuk pemula seri 4 tentang apa sih yang membuat grafik memiliki bentuk / pola yang berbeda-beda, silahkan pahami tutorial belajar forex seri 1 sampai 3 dulu , agar kedepannya lebih mudah memahami.


Promo

Tutorial Trading Emas Cara Investasi Forex Belajar Cara Daftar Octafx