Jenis Candlestick
belajar-forex 11

CANDLESTICK

Candlestik berdasarkan suku katanya terdiri dari dua kata yaitu candle dan stick. Candle berarti lilin ,sedangkan stick berarti batang. Sehingga arti Candlestick adalah jenis grafik menyerupai batang lilin yang digunakan untuk melakukan analisa secara teknikal.

Candlestick terdiri dari badan (body) dan ekor (shadow). Analisa candlestick menggunakan data Harga Pembukaan (open),Teringgi (high),Terendah(low) & Penutupan (close) .

candlestick

Jika harga penutupan diatas pembukaan maka body candle biasanya berwarna terang atau putih .Jika harga penutupan dibawah pembukaan maka body candle biasanya berwarna gelap atau hitam.Sedangkan garis yang berada diatas body disebut upper shadow .Pada Body berwarna putih ,upper shadow mewakili ketamakan pembeli sedangkan pada body berwarna gelap ,upper shadow menunjukan ketakuatan pembeli.

Garis yang berada dibawah body disebut lower shadow ,pada body berwarna putih lower shadow mewakili ketakutan penjual,sedangkan pada body hitam lower shadow menunjukan ketamakan penjual.

Pada intinya candlestick digunakan untuk mengetahui tekanan yang dilakukan oleh pembeli atau penjual.Pada akhir periode adu kekutan tekanan itu akan terlihat pada panjang body & shadownya.

Body putih panjang menunjukan bahwa dari awal periode sampai akhir periode dikuasai oleh pembeli tanpa perlawanan berarti dari penjual.
Body hitam panjang menunjukan bahwa dari awal sampai akhir periode dikuasai penjual tanpa perlawanan berarti dari pembeli.

Shadow panjang dibawah body menunjukan bahwa pada awalnya penjual mendominasi ,namun dalam perjalanannya sampai akhir periode pembeli memberikan perlawanan lebih kuat sehingga harga balik arah.

Shadow panjang diatas body menunjukan bahwa pada awalnya pembeli mendominasi pasar, kemudian penjual melakukan perlawanan lebih kuat sehingga harga bisa ditekan kebawah & balik arah.

Ada 21 jenis candlestick yang wajib diketahui yaitu:

Candles 1-4: Empat Jenis DOJI

Kami  menyebutnya “Common Doji” karena begitu umum terjadi, biasanya muncul pada small trading range. Doji merefleksikan harga tengah dimana kekuatan penjual & pembeli seimbang sehingga belum bisa digunakan untuk memutuskan transaksi jual atau beli.

Long Legged Doji bisa dikatakan candlestick doji dramatis. Pada awalnya harga naik tinggi selanjutnya terjadi taking profit sehingga harga kembali ke tengah. Candlestick seperti ini menunjukkan kekuatan pasar yang melemah. Bisa juga menandakan pertarungan belum selesai. Pada akhir periode ,jika pembeli menang, maka akan terjadi trend naik. Begitu juga sebaliknya.

Gravestone Doji, diantara semua candlestick mungkin candlestick ini paling tidak menyenangkan. Dimana harga sudah mencapai atas tidak sanggup menahan ketinggiannya dan kembali serta ditutup di level yang sama.

Dragonfly Doji, bentuk terakhir dari candlestick jenis doji, dimana harga open merupakan harga tertinggi, dijual kemudian ditutup kembali pada harga open. Adapun Candlestick ini menurut pengalaman jarang sekali terjadi, dan ketika terjadi maka harga akan cenderung untuk naik atau bullish.

Candles 5-6: HAMMER dan HANGINGMAN, Sinyal Pembalikan atau Reversal

Hangingman, candlestick ini dinamakan demikian karena telihat seperti seseorang  sedang dieksekusi dengan kaki berayun, selalu terjadi setelah perpanjangan trend naik. Analoginya bahwa trader melihat aksi jual, dan buru-buru mengambil posisi tetapi kemudian mereka menemukan bahwa mereka bisa membeli dengan harga jauh lebih baik.Arah selanjutnya setelah terjadi candlestick hangingman biasanya turun.

 

Hammer . Candlestick ini muncul sebagai penanda nerakhirnya tren turun (downtrend). Hammer terjadi karena adanya tekanan jual yang kuat di awal  pembukaan, namun selanjutnya pasar mengalami recovery ,kemudian ditutup dekat dengan harga open atau bahkan lebih tinggi. Candlestick hammer ini adalah signal bahwa trend turun telah berakhir ,serta akan segera terbentuk trend naik.

Candles 7-8: ENGULFING BULLISH dan BEARISH

Engulfing Bullish Candlestick terjadi setelah tren turun signifikan.  Engulfing memiliki ciri body mencakup body candlestick sebelumnya dan tidak memiliki shadow atau bayangan. Adanya Candlestick ini memberi sinyal bahwa kekuatan seller mulai lemah,  diisi oleh tekanan buyer.Sehingga arah selanjutnya adalah naik .

Engulfing Bearish candlestick terjadi setelah uptrend yang signifikan. Sekali lagi, body candlestick tidak terdapat shadow atau bayang-bayang. Engulfing Bearish merefleksikan bahwa  kekuatan buyer melemah & harga sepenuhya dikuasai seller. Arah selanjutnya akan turun dengan drastis.

 

Candle 9: DARK ClOUD COVER

Candlestick jenis Dark Cloud Cover ini terjadi setelah uptrend kuat .Namun tiba tiba kondisi bearish mulai mengisi pasar. Dark Cloud memberi sinyal waspada dan melindungi profit yang didapat karena dalam jangka pendek harga akan berbalik arah turun.

Candle 10: PIERCING, Sinyal Pembalikan Potensial

Kalau Dark Cloud Cover memberi peringatan bahwa uptrend akan segera berakhir, maka Candlestick Piercing ini mengindikasikan bahwa tren turun akan berakhir/ berbalik arah, dan kondisi bullish mulai mengisi pasar.

Candle 11-12: EVENING STAR dan MORNING STAR

Pola candlestick Evening Star biasanya terjadi selama tren naik  berkelanjutan. Adanya Star menyampaikan bahwasanya tekanan bullish dan bearish sedang tarik menarik, namun tidak ada pihak yang menang. Kemudian Muncul Candle ketiga dengan black real body, memberi sinyal kuat bahwa harga akan berbalik arah.

Selanjutnya adalah candlestick Morning Star. Formasi candlestick Morning Star merupakan kebalikan dari prinsip Evening Star dimana terjadi selama downtrend . Dimulai dengan black candle, kemudian star dan candle ketiga yang menjadi sinyal pembalikan . Pada intinya pola candlestick morning star dan evening star adalah pola candlestick untuk menunjukan akan terjadi pembalikan arah trend.

Candle 13: SHOOTING STAR

Candlestick Shooting Star terjadi ketika trend naik akan berakhir. Saat candlestick ini muncul , ini menjadi peringatan bahwa trend naik akan mengalami pembalikan.Dilihat dari bentuknya ,body kecil dan upper shadow panjang menunjukan bahwasanya tekanan bullish dikontrol oleh tekanan bearish.

Candle 14: INVERTED HAMMER

Candlestick Inverted Hammer sekilas nampak sama dengan Shooting Star. Bedanya Shooting Star terjadi pada akhir tren naik, sedangkan Inverted Hammer terjadi diujung trend turun. Inverted hammer menunjukan percobaan untuk naik, namun ditarik kembali ke bawah.Candlestick ini adalah salah satu tanda trend akan balik arah menjadi naik.

Candle 15: HARAMI atau PREGNANT

Ketika kita melihat candlestick jenis harami , kita akan membayangkan candlestick yang pertama sebagai ibu dan candlestick kedua ibarat anaknya yang muncul dari perutnya. Dari situlah nama harami atau ibu hamil berasal.

Candlestick harami bisa terjadi saat tren naik ataupun tren turun.Namun yang jelas, candlestick jenis ini menunjukan sebuah pelemahan trend, sehingga akan terjadi balik arah.

Candle 16: MARUBOZU

Tipikal candlestick marubozu berupa candle dengan body panjang , menunjukan saat itu pasar berada dalam range lebar. Dengan shadow yang pendek atau hampir tanpa shadow memperlihatkan bahwa harga bergerak naik (white candle) atau begerak turun ( black candle ) tanpa keraguan.

Candle 17-18: HIGH WAVE dan SPINNING TOP

High Wave dan Spinning Top adalah candlestick yang mengekspresikan keraguan dan kebingungan. Biasanya sebagian trader tidak melakukan transaksi ketika jenis candlestick ini muncul.

Candle 19: THREE BLACK CROWS

Candlestick Three Black Crows , formasi yang jarang sekali terjadi di pasar. Dan saat benar-benar terjadi swing trader harus waspada pada candlestick ini. Three black crows mencerminkan bahwasanya seller telah mengkontrol kembali harga di pasar, sehingga harga selanjutnya akan bergerak turun.

Candle 20: THREE ADVANCING WHITE SOLDIERS

Pasangan Bullish untuk candlestick three black crows dikenal sebagai ‘three white soldiers’ dan oleh para ahli teori menganggapnya sebagai salah satu pola candlestick yang memberi sinyal kuat untuk naik atau bullish.

Candle 21: TWEEZERS

Tweezers. Candlestick jenis tweezer ( kembar) ini dapat membantu trader untuk segera menarik keuntungan yang di dapat di pasar. Menurut pengalaman candlestick tweezers jarang sekali terjadi di pasar. Namun ketika candle ini memang terjadi, hampir selalu bisa dipastikan harga akan balik arah. Jenis tweezers menurut teori ada dua yakni tweezers top dan tweezers bottom dan para trader mengenalnya sebagai pola double bottom atau double top.

Itulah ke 21 jenis candle yang harus diketahui oleh seorang trader . Pola dan jenis candlestick tersebut bisa digunakan untuk mengambil keputusan apakan itu Buy atau sell  baik berdiri sendiri atau gabungan bahkan dengan didampingi sebuah indikator.
Materi belajar forex selanjutnya adalah Formasi Gap

21 jenis candlestick belajar dark could cover candle jenis candle forex pengertian morning star


Promo

Tempat Deposit Instaforex Tempat Jual Beli Skrill Tempat Deposit Fbs