Indikator Forex Trading

indikator forex

INDIKATOR FOREX TRADING

Inti dari bisnis forex adalah aktivitas trading yaitu kegiatan buy atau sell secara berulang dan konsisten untuk mendapatkan keuntungan. Untuk dapat memperoleh keuntungan , arah market harus sesuai dengan prediksi kita .Sehingga perlu dipastikan bahwa setiap keputusan yang diambil baik itu buy atau sell harus selalu berdasarkan hasil analisa . Disinilah pentingnya sebuah indikator forex.

Indikator adalah sebuah peralatan trading yang jika digunakan bisa memberikan informasi pada trader tentang kondisi pasar saat ini dan perkiraan kondisi pasar selanjutnya sehingga trader bisa mengambil keputusan untuk melakukan transaksi .

Saat ini ada ratusan jenis indikator yang bisa digunakan dalam analisa teknikal .Namun kita tidak perlu mengetahui dan menggunakan semua indikator itu . Anda cukup tahu beberapa saja , serta menggunakan beberapa saja yang sesuai dengan strategi trading anda.

Agar pemilihan indikator ini tepat dengan gaya trading anda , berikut ini penggolongan indikator yang harus anda ketahui :

Berdasarkan zamannya

Dilihat dari zamannya, indikator dibagi menjadi 2 yaitu indikator klasik dan indikator modern.

Indikator klasik adalah indikator sederhana yang sudah digunakan sejak dulu sebelum dikenal sistem komputerisasi canggih namun sampai sekarang masih digunakan.Prinsip dari indikator klasik adalah kesederhanaan, nilai yang tampilkan oleh indikator klasik ini adalah hasil sebuah rumus sederhana.
Kelebihan indikator klasik ini adalah mudah untuk dibaca dan digunakan.
Contoh indikator klasik adalah: Moving average dan trend line ,

Indikator modern adalah indikator yang hadir sejak adanya komputerisasi canggih sebagai bentuk pengembangan indikator klasik . Data yang ditampilkan oleh indikator modern adalah hasil dari pengembangan rumus indikator klasik sehingga seringkali perhitungannya terlalu rumit jika dikerjakan oleh manusia.
Keunggulan indikator modern adalah lebih memberikan data yang kita inginkan .
Contoh indikator moder : ADX, Bollingerband, dll

Berdasarkan responnya

Dilihat dari cara indikator ini mereposn trend ,indikator dibagi menjadi 2 yaitu leading indikator dan lagging indikator .

Leading indikator adalah indikator yang dapat mendeteksi awal terbentuknya trend .Dengan menggunakan indikator leading ini kita bisa mendapatkan harga terbaik, sehingga potensi untuk mengasilkan banyak profit sangat terbuka lebar . Kelemahannya adalah sering memunculkan signal palsu yang menyesatkan.
Contoh leading indikator : stochastic, parabolic Sar dll

Sedangkan lagging indikator adalah indikator memberikan signal ketika trend benar-benar sudah mulai terbentuk .Sehingga seolah selalu telat memberi informasi datangnya trend. Namun kelebihannya adalah jarang ada signal palsu sehingga lebih aman, serta bisa digunakan untuk konfirmasi trend jangka panjang panjang.
Contoh lagging indikator : Moving average dan MACD

Berdasarkan tampilan dan gerakannya

Tampilan indikator pada analisa teknikal hanya ada dua yaitu tampil menyatu dengan grafik dan tampil pada windows yang terpisah .Dilihat dari tampilannya pada trading platform, indikator dibagi menjadi indikator oscilator dan indicator line

Indicator oscilator adalah indicator yang tampilannya berupa grafik yang bolak balik naik turun pada rentang nilai tertentu sehingga indikator ini memiliki nilai batas atas dan batas bawah .Sebagian besar jenis oscilator ini difungsikan untuk strategi counter trend .
Kelebihannya adalah cara membacanya yang mudah .Karena arahnya bolak balik, maka ketika indikator ini menyentuh batas bawah kita bisa menebak bahwa selanjutnya akan memantul keatas.

Sedangkan indikator line adalah indikator yang tampilannya mengiringi grafik yang sedang dianalisa dan tidak mempunyai nilai batas atas serta batas bawah.
Kelebihannya sangat cocok untuk trading jangka panjang . Contohnya : Moving average , envelove dan Bollingerband

Berdasarkan fungsinya

Fungsi inti dari indikator adalah memberi perkiraan arah market selanjutnya .Namun ada 3 macam fungsi khusus dari masing-masing indikator ,yaitu :

Indikator penunjuk trend, yaitu indikator yang fokusnya pada pendeteksian trend serta mengkonfirmasi bahwa trend telah terbentuk. Misalnya stochastic oscilator serta parabolic sar

Indikator penunjuk kejenuhan pasar ,yaitu indikator yang bisa memberi tahu kondisi dimana market mengalami jenuh beli atau jenuh jual.Sehingga trader bisa bersiap diri melakukan open buy ketika jenuh jual, serta membuka open sell ketika market jenuh beli.

Indikator penunjuk volatilitas ,yaitu indikator yang menyajikan data sepi ramainya pasar. Pada pasar yang sepi gerakan market sangat pendek, sedangkan pada saat pasar ramai market bergerak sangat panjang .Sehingga kita bisa mengambil kepurusan apakah mau masuk pasar atau menunggu.

Itulah bebeerapa jenis dan penggolongan indikator . Setiap indikator memiliki keunikan dan fungsi tersendiri , jadi bijaklah menggunakannya. Gunakan yang termudah, yang paling berguna untuk anda. Semua senjata itu sama baiknya , its depend man behind the gun !


indikator sederhana yang digunakan pada forex


Promo

Tempat Deposit Instaforex Tempat Jual Beli Skrill Tempat Deposit Fbs