Kenapa Sering Loss

Kenapa sering loss ?

Apa penyebab loss dalam trading forex ?

Apa solusi agar tidak loss ?

Kejadian sering loss ini biasanya menimpa trader pemula, ya !! trader pemula. Trader yang sudah mahir sudah jarang loss, walaupun tetap saja adakalanya mengalami loss tapi tidak sampai habis modal seperti pemula.

Mengapa loss menimpa trader pemula ?

  1. Ilmu analisanya belum cukup
  2. Tidak konsisten dengan cara trading
  3. Pola pikir yang salah

Kita bahas satu-persatu :

Ilmu analisanya belum cukup

Analisa forex itu ada 2, analisa fundamental dan analisa teknikal. Berhubung anda masih pemula, kita tinggalkan dulu tentang analisa fundamental. Mengenai analisa fundamental, anda cukup tahu 2 hal saja yaitu :

  • Perhatikan mata uang yang gerakannya serempak

Misalnya anda melihat EURUSD naik, GBPUSD naik maka anda harus bertanya “ada apa dengan USD kok lawan EUR dan GBP kalah?” . Selanjutnya untuk memastikannya, silahkan lihat pair yg lainnya yang mengandung USD. Contohnya USDCHF dan USDJPY. Jika USDCHF turun, USDJPY turun, maka bisa dipastikan “USD sedang bermasalah, USD sedang melemah” oleh karena itu silahkan Buy pair yang mengandung USD dibelakang (EURUSD,GBPUSD dll) atau Sell yang mengandung USD didepan (USDJPY dll)

usd-loss

  • Tahu tentang berita Krisis, Pemilihan Presiden dan Kenaikan suku bunga dari media lokal

Berita fundamental yang jadi pusat perhatian dunia biasanya diberitakan juga dimedia lokal. Anda bisa sesekali lihat berita di TV atau di Detik.com

Krisis => menyebabkan nilai mata uang turun

Pemilihan presiden => lebih sering menyebabkan nilai mata uang naik

Kenaikan suku bunga => menyebabkan nilai mata uang naik

Mengetahui ketiga jenis berita fundamental diatas tujuannya agar kita tidak terlalu melawan arus, jadi agar tradingnya ikut arus. Jangan sampai kita tahu diberita sedang terjadi krisis ekonomi di daerah eropa, kita malah terus-terusan BUY EURxxx berharap sambil yakin EUR akan menguat padahal situasinya sedang krisis.

Hal lain mengenai analisa fundamental adalah bahwa anda tidak perlu mengejar-ngejar berita fundamental yang akan dirilis, karena apapun berita fundamental yang diterbitkan itu efeknya akan terlihat pada grafik. Seperti penjelasan diatas, jika ada grafik yang gerakannya serempak itu biasanya karena salah satu mata uang terpengaruh oleh terbitnya berita fundamental.

Berita fundamental yang harus anda tahu jadwal rilisnya cukup satu saja yaitu : Non Farm Payroll yang terbit setiap hari jumat diawal bulan pukul 19:00 wib, berita yang lainnya bisa diabaikan.

Selanjutnya tentang Analisa Teknikal, yang masih sering membuat loss adalah :

  • Belum bisa membaca candlestick
  • Belum paham tentang pola grafik
  • Terlalu banyak indikator yang dipasang pada metatrader

Silahkan pelajari lagi tentang candlestick dan lainnya

Tidak konsisten dengan cara tradingnya

Berhubung masih mencari cara trading yang profit, maka kebanyakan orang gonta-ganti cara analisa dan cara transaksi. Padahal jika kita gonta-ganti cara trading / strategi trading itu sama saja dengan menguji coba cara trading pada modal. Namanya saja uji coba maka hasilnya belum tentu bagus.

tidak-konsisten-penyebab-loss

Coba mulai sekarang :

    • Kalo mau uji coba itu di akun demo.

Libur saja dulu trading real nya, jangan gatel pengen trading. Test strategi ini, strategi itu di akun demo. Tidak apa2 tradingnya libur dulu seminggu, hal ini lebih baik daripada trading buat kejar setoran..

    • Menganalisanya pada grafik dengan time frame 1 jam

Anda itu masih pemula, jangan trading berdasarkan analisa di timeframe 15 menit, 5 menit apalagi 1 menit karena grafiknya tidak stabil, gerakannya terlalu cepat sedangkan insting analisa anda masih lambat.

Selain itu, jika anda analisa pada TF 1 menit misalnya, walaupun prediksi anda benar, point yang didapat itu sedikit. Beda dengan analisa di TF 1jam, jika kita benar nebak 1 candle saja maka point yang didapat lebih banyak.

    • Tentukan satu saja kondisi market yang anda cari. Apakah yang mau balik arah, yang breakout atau yang trend.

Saat menganalisa grafik fokus saja pada satu hal yang anda cari. Balik arah, Breakout atau trend!! Jika tidak menemukan kondisi tersebut, jangan transaksi walaupun tebakan anda benar.

Misalnya anda pilih breakout, ya sudah saat menganalisa cari ciri-ciri akan terjadi breakout saja. Lakukan seperti ini sampai jadi ahli pencari breakout..

    • Buka posisi hanya saat candlestick baru terbentuk, jangan saat candle sudah setengah jalan ataupun mau selesai terbentuk

Selama masih ada waktu, bentuk candlestick tidak bisa dipastikan. Misalnya kita analisa pada TF 1 jam, saat ini menunjukan menit 45. Candlestick yang sedang terbentuk saat ini itu badannya panjang, maka jangan buru-buru transaksi karena 15 menit kedepan itu bisa saja berubah menjadi candlestik badan pendek ekor panjang. Jadi, kalo mau transaksi biarkan dulu candlestick terakhir selesai terbentuk.

Kalau sudah ujicoba strategi diakun demo dan hasilnya bagus, silahkan trading real lagi.

Harus anda tahu bahwa mereka yang saat ini sering profit adalah yang memegang teguh cara transaksinya. Jadi, dia itu pilih satu trategi lalu terus diperbaiki dan diperbaiki, tapi tidak diganti.

Siapa bilang hanya dengan indikator moving average tidak bisa profit ?? silahkan coba diukur di metatrader anda, berapa point yang didapat saat moving average memberikan signal yang benar, dan berapa point saat signalnya salah. Jika diakumulasi maka masih ada sisa profitnya. Tapi bagi kita trading dengan moving average saja mungkin tidak menarik.

Kita lebih menginginkan SELALU PROFIT !!

Ini yang salah dari trader pemula. Pengennya selalu profit, tapi tidak berani CUT LOSS. Profit sedikit diambil tapi rugi nambah besar pun dibiarkan. Ludes lah modalnya …

Mulai sekarang anda harus berani menutup posisi yang Rugi.

Makanya saat analisa, itu jangan hanya mencari dimana titik masuknya. Anda juga harus tahu dimana titik keluarnya pada saat posisinya rugi.

Maksudnya begini, kalo anda memprediksi harga mau naik, anda itu harus memikirkan “bagaimana jika ternyata harganya turun ?”  “dilevel mana jika harga menyentuh level tersebut maka harga akan terus turun ?” “berapa kerugiannya kalo posisinya ditutup dilevel tersebut ?” Silahkan pelajari lagi tentang support resistance untuk menentukan titik keluar / titik cut loss.

Pola pikir yang salah

  • Pengen selalu profit, tidak berani cut loss

Menginginkan profit itu wajar, dan semua orang juga ingin profit. Tapi ada tipe orang yang sadar bahwa cut loss (memotong kerugian) itu juga perlu, daripada dibiarkan terus membesar apalagi berharap harga akan balik arah.

Selama harga belum menyentuh stoploss ( level untuk keluar) maka kita boleh berharap akan balik arah. Tapi kalo sudah melewati level yang kita tahu kalo harga melewati level tersebut akan terus bergerak lurus, maka berharap balik arah itu salah.

  • Lumayan untung sedikit, ambil

Saat anda membuka posisi, anda harus tahu berapa profit yang akan didapat jika prediksi anda benar. makanya trader senior itu kalau transaksi hampir selalu pasang Stoploss dan Takeprofit. Jadi dia tahu kalo untung bakalan sekian, kalo rugi sekian.

Jika anda tidak tahu akan untung berapa dan rugi berapa, maka nanti tradingnya untung sedikit diambil, rugi besar dibiarkan. Ini salah, harus dirubah

 

Mungkin itu saja bahasan kali ini, masih banyak hal yang memang harus dipahami agar trading forex kita hasilnya profit. Masih banyak hal yang harus diketahui agar tidak sering loss. Makanya terus belajar… SEMANGAT !!

 

 

 

Iklan
Artikel Forex Lainnya
Iklan

Cara Cepat Belajar Forex Panduan Main Valas Info Broker Lokal